oleh

Bupati Taput Tabur Bibit Ikan dan Serahkan Akta Notaris Pokdakan di Simanungkalit

Taput – GAPURANEWS |Bupati Tapanuli Utara Dr.Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat  melaksanakan kegiatan penaburan bibit ikan sekaligus penyerahan akta notaris bagi 15 Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Desa Simanungkalit, Kecamatan Sipoholon, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan produksi perikanan dan ketahanan pangan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Taput didampingi Wakil Bupati, PLT Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Ketapang), Sekretaris Dinas Pertanian ,Asisten II Setdakab Taput, Camat Sipoholon, Kepala Desa Simanungkalit, serta dihadiri masyarakat setempat.

PLT.Kepala Dinas Ketapang Ramah Saragih  dalam laporannya menyampaikan bahwa lokasi penaburan bibit ikan berada di lahan kolam hasil revitalisasi yang dikerjakan sejak Oktober hingga November 2025.

Luas lahan kolam yang berhasil direvitalisasi mencapai sekitar 5 hektare, dari rencana awal 7 hektare. Pengurangan luasan tersebut disebabkan penggunaan alat berat yang dialihkan sementara untuk penanggulangan bencana alam yang terjadi di wilayah Tapanuli Utara.

“Total benih ikan yang ditebar sebanyak 25.000 ekor, terdiri dari benih ikan mas, nila, dan lele. Seluruh kegiatan ini bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025,” jelasnya.

Pemerintah Kecamatan Sipoholon dan Pemerintah Desa Simanungkalit menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Tapanuli Utara atas perhatian dan dukungan terhadap sektor perikanan.

Namun demikian, pihak kecamatan dan desa juga berharap adanya dukungan lanjutan berupa penyediaan alat berat untuk penanganan lahan pertanian yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.

Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Utara menegaskan pentingnya komitmen bersama antara pemerintah dan kelompok tani dalam mengelola sektor pertanian dan perikanan.

“Pemerintah hingga kelompok tani harus benar-benar berkomitmen. Program seperti ini berdampak dan berguna langsung kepada masyarakat, terutama untuk mendukung kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujar Bupati.

Bupati juga memaparkan bahwa hampir Rp187 miliar anggaran pemerintah telah dialokasikan untuk sektor pertanian. Oleh karena itu, para petani diharapkan aktif terlibat agar anggaran tersebut memberikan manfaat maksimal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain perikanan, Bupati Taput juga menyoroti kebutuhan pengembangan program peternakan ayam petelur. Menurutnya, hingga saat ini Tapanuli Utara masih mengalami kekurangan pasokan telur.

“Kedepannya kita harus membuat program ayam petelur, karena kebutuhan telur di Tapanuli Utara masih belum tercukupi,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati berharap bibit ikan yang telah ditebar dapat tumbuh dengan baik dan dipanen sesuai jadwal. “Dalam waktu lima bulan ke depan, kita harapkan sudah bisa dipanen dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya.(Norris Pea)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed