oleh

Menko PMK Pratikno Salurkan Bantuan Stimulan Perbaikan 17 Ribu Lebih Rumah Terdampak Bencana

-Nasional-329 Dilihat

TAPUT – GAPURANEWS |Pratikno selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) menyerahkan secara simbolis bantuan stimulan bagi rumah rusak ringan (RR) dan rumah rusak sedang (RS) akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada Desember 2025.

Penyerahan dilakukan secara hybrid dan dipusatkan di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat (13/2).
Bantuan tersebut menyasar masyarakat terdampak di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan total 25 kabupaten/kota terdampak.

Di Provinsi Aceh, bantuan mencakup Kota Lhokseumawe serta Kabupaten Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Nagan Raya, Subulussalam, Gayo Lues, Aceh Singkil, dan Bener Meriah.

Untuk Sumatera Utara meliputi Kabupaten Deli Serdang, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan. Sementara di Sumatera Barat mencakup Kota Padang, Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat, Padang Pariaman, Solok, Agam, Lima Puluh Kota, serta Kota Padang Panjang dan Pariaman.

Berdasarkan data pemerintah, total rumah rusak ringan di tiga provinsi tersebut mencapai 9.884 unit, sedangkan rumah rusak sedang sebanyak 7.389 unit. Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran ratusan miliar rupiah untuk mendukung perbaikan rumah secara swadaya oleh masyarakat penerima bantuan.

Dalam arahannya, Pratikno menegaskan Presiden menginstruksikan agar kehidupan masyarakat terdampak segera kembali normal. Pemerintah, kata dia, bergerak cepat melalui skema bantuan stimulan dan dukungan rehabilitasi serta rekonstruksi.

“Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan memastikan masyarakat segera kembali beraktivitas secara normal,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas percepatan penanganan pascabencana.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, kami menyampaikan terima kasih atas komitmen pemerintah pusat dalam percepatan pemulihan. Bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan harapan bagi masyarakat untuk kembali bangkit,” kata Jonius.

Ia menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mengawal proses penyaluran agar tepat sasaran serta mendukung percepatan pemulihan sosial dan ekonomi warga terdampak.

Pemerintah berharap program bantuan stimulan tersebut tidak hanya mempercepat rehabilitasi rumah warga, tetapi juga mendorong bangkitnya kembali aktivitas ekonomi di wilayah terdampak bencana.(Norris Pea)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *