oleh

Hadiri Penandatanganan Komitmen Pencegahan TB dan Penguatan CKG SMART, Zenal Abidin: DPRD Siap Dukung Program Kesehatan

-Uncategorized-29 Dilihat

Bogor – Gapuranews.net |Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin, menghadiri kegiatan Koordinasi, Advokasi dan Sosialisasi dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Penyakit yang diselenggarakan di Grand Savero Hotel, Selasa (28/7/2026).

Dengan penandatanganan komitmen pencegahan dan penanggulangan tuberkulosis (TB) serta penguatan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) SMART sebagai upaya mempercepat penemuan kasus dan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengendalian TB di Kota Bogor.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Oktafianus, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr. Erna Nuraena, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, Camat, Lurah, Kepala Puskesmas, serta para pemangku kepentingan di bidang kesehatan.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Oktafianus menegaskan bahwa tuberkulosis masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia.

Karena itu, penanganannya tidak cukup hanya mengandalkan tenaga kesehatan, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat.

“Tuberkulosis ini tidak bisa hanya diselesaikan oleh tenaga kesehatan. Kita membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah, camat, lurah, DPRD, hingga masyarakat agar penularannya benar-benar bisa diputus,” ujar Benjamin.

Ia menambahkan, pemerintah pusat terus memperkuat upaya penanggulangan TB melalui integrasi investigasi kontak dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang didukung penyediaan alat, obat, serta pembiayaan kegiatan di daerah.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin menyatakan dukungannya terhadap penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Bogor dalam percepatan eliminasi tuberkulosis.

“DPRD Kota Bogor akan terus menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan guna mendukung program-program kesehatan agar berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Zenal.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan Kota Bogor memiliki angka harapan hidup di atas rata-rata nasional.

Namun, tingginya kepadatan penduduk menjadi tantangan dalam pengendalian penyakit menular, termasuk tuberkulosis.

“Kehadiran Pak Wamen membawa program untuk eliminasi TB. Saya berharap bantuan yang diberikan dapat ditingkatkan sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat Kota Bogor,” kata Dedie.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr. Erna Nuraena menjelaskan bahwa melalui program CKG SMART, Pemerintah Kota Bogor akan mengintegrasikan investigasi kontak dengan layanan Cek Kesehatan Gratis yang menyasar 23.200 warga di 68 kelurahan.

“Hari ini kita akan mencanangkan tracing TB yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis atau CKG SMART. Pelaksanaan akan menjangkau 23.200 sasaran di 68 kelurahan,” ungkapnya.(Roni.SP)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *