oleh

Ir. Marco Panggabean Dorong Literasi Anak Lewat Program Kunjungan Perpustakaan

-Pendidikan-506 Dilihat

Taput – GAPURANEWS |Dalam upaya menanamkan budaya literasi sejak usia dini, Dinas Perpustakaan Kabupaten Tapanuli Utara melaksanakan kegiatan layanan literasi bagi 31 anak PAUD Anugerah GKPI Pearaja Tarutung. Kegiatan tersebut digelar di kantor Dinas Perpustakaan Kabupaten Tapanuli Utara, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan ini diisi dengan berbagai aktivitas edukatif dan menyenangkan, seperti mendongeng, bercerita, menyanyi bersama, serta penyediaan buku bacaan bergambar yang menarik. Melalui pendekatan interaktif, anak-anak diperkenalkan pada dunia literasi dengan suasana yang ramah dan penuh keceriaan.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang dipandu petugas layanan perpustakaan. Interaksi aktif antara anak-anak dan pendamping menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang diterapkan mampu membangun ketertarikan terhadap buku dan kegiatan membaca.

Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Tapanuli Utara, Ir. Marco Panggabean, menegaskan bahwa pihaknya sengaja memfokuskan kunjungan literasi kepada siswa Taman Kanak-Kanak, PAUD, dan Sekolah Dasar sebagai langkah strategis membangun minat baca sejak dini.

“Kita harapkan dengan kunjungan ke perpustakaan, terutama siswa TK, PAUD, dan SD, minat baca mereka semakin berkembang. Buku adalah jendela dunia. Dengan membiasakan anak-anak membaca sejak dini, kita juga dapat mengurangi ketergantungan terhadap gadget,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk jenjang SMP dan SMA, Dinas Perpustakaan ke depan akan mendorong pemanfaatan layanan perpustakaan digital atau e-pustaka.

Melalui program tersebut, pelajar dapat menggunakan gawai mereka untuk mengakses buku-buku digital yang lebih intelektual dan profesional, sehingga teknologi dimanfaatkan secara positif untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan.

Saat ini, perpustakaan menyediakan berbagai fasilitas penunjang, antara lain buku-buku bergambar, layanan internet, serta alat permainan edukatif konvensional yang mendukung proses belajar anak. Dinas Perpustakaan juga membuka layanan kunjungan setiap hari kerja tanpa dipungut biaya.

Melalui kegiatan ini, Dinas Perpustakaan berharap anak-anak semakin akrab dengan buku serta menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar yang menyenangkan, inspiratif, dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.(Norris Pea)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *