oleh

Pemkot Banjar Tegaskan Komitmen: Kesehatan, Pendidikan, dan Bansos Tetap Jadi Prioritas di Tengah Tekanan Anggaran

-Uncategorized-11 Dilihat

Kota Banjar – Gapuranews.net |Di tengah kondisi keuangan daerah yang masih menghadapi tekanan, Pemerintah Kota Banjar menegaskan komitmennya untuk tetap hadir dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran Bantuan Sembako kepada keluarga kurang mampu serta bantuan peralatan masjid dalam Program Berdaya Bantu yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, di Aula Kelurahan Purwaharja. Minggu (12/07/2026).

Sebanyak 85 keluarga penerima manfaat yang berasal dari kelompok masyarakat desil 1 hingga desil 5 menerima bantuan sembako sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Banjar juga menyerahkan bantuan peralatan ibadah kepada DKM Masjid Baiturrohim, Lingkungan Siluman Baru RT 31 RW 15, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja.

Selain itu, bantuan Biaya Hidup Darurat sebesar Rp300.000 turut disalurkan kepada Bapak Karso, warga Lingkungan Siluman Baru RT 31 RW 15, sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan penanganan segera.

Wali Kota Banjar mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran akibat kondisi fiskal daerah tidak menjadi alasan bagi pemerintah untuk mengurangi perhatian kepada masyarakat. Menurutnya, Pemerintah Kota Banjar terus berupaya agar setiap rupiah APBD benar-benar memberikan manfaat yang nyata bagi warga. Ia menegaskan bahwa terdapat tiga sektor yang menjadi prioritas utama dan tetap dipertahankan meskipun kondisi keuangan daerah sedang mengalami tekanan, yakni *kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial*.

“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan oleh bapak dan ibu semua. Yang paling penting, semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban hidup bapak dan ibu, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan,” ujar Wali Kota.

Melalui Program Berdaya Bantu, Pemerintah Kota Banjar terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial, memastikan masyarakat yang berada dalam kondisi rentan tetap memperoleh perhatian dan dukungan.
(Ovan Andarsovan).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *