Kota Banjar – Gapuranews.net |Tepat 22 tahun silam, 24 Juni 2004, lahir sebuah amanah bernama Perumda Tirta Anom Kota Banjar. Dari niat sederhana: mengalirkan air bersih ke setiap rumah warga, hingga hari ini Tirta Anom tumbuh menjadi nadi kehidupan Kota Banjar.
Rabu pagi ini, halaman Kantor Perumda Tirta Anom dipenuhi rasa syukur. Bukan pesta hura-hura, tapi syukur karena 22 tahun bukan waktu sebentar. 22 tahun artinya Tirta Anom sudah menemani 2 generasi warga Banjar: dari anak yang dulu rebutan air di kran umum, sampai sekarang buka keran langsung jernih. Rabu (24/06/2026).
Acara dimulai pukul 09.00 . Kita minta ridho Allah Swt, semoga air yang mengalir dari Tirta Anom selalu jadi air yang berkah, bukan air yang jadi masalah.
Kehadiran Pimpinan Daerah Bukti Komitmen
Peringatan kali ini terasa istimewa karena dihadiri langsung para pimpinan yang pegang kebijakan Kota Banjar:
1. Wakil Wali Kota Banjar Sebagai representasi Wali Kota, beliau hadir untuk memastikan air bersih tetap jadi prioritas RPJMD.
2. ASDA 1 Asisten Administrasi Pemerintahan & Kesra. Beliau yg paling paham keluh kesah warga soal pelayanan dasar.
3. IRDA Inspektur Daerah Kota Banjar. Hadir untuk jaga-jaga: 22 tahun harus bersih, transparan.
4. Ka Bappelitbangda yang mengurus perencanaan Kota Banjar. Tanpa air, gak ada “pembangunan”. Beliau hadir untuk menyambungkan program Tirta Anom ke Banjar 2030.
5. Ka BPKPD Bendahara daerah. Uang APBD buat sambungan baru, buat perbaikan pipa, ada disini.
6. Ka DPUTR Dinas PU & Tata Ruang. Karena pipa + jalan itu saudara kembar. Bongkar jalan, pipa ikut putus. Harus bareng.
7. Kabag PSDAP Bagian Perekonomian, Sumber Daya Alam & Pembangunan yang mengawal: SDA air Banjar jangan cuma ngalir, tapi bisa memberikan PAD untuk pembangunan Kota Banjar.
Kehadiran 7 pimpinan ini artinya 1 pesan: “Air bukan urusan Tirta Anom saja. Ini urusan semua OPD + warga Banjar”.
22 tahun juga artinya 22 tahun menghadapi masalah klasik: pipa bocor, tunggakan, debit musim kemarau turun, sampai orang yg masih buang sampah ke sungai Citanduy. Tapi Tirta Anom tetap jalan, karena ada 300+ karyawan yg tiap malam keliling cek meteran, benerin pipa pecah jam 2 pagi.
Amanah itu berat. Lebih berat dari pipa besi. Karena yg dititipin bukan air, tapi kesehatan seluruh warga Kota Banjar.
Perjalanan Perumda Tirta Anom masih panjang. Target 100% cakupan air bersih 2030 itu bukan mimpi, kalau semua pimpinan di ruangan ini + seluruh warga Banjar kompak.
Selamat Hari Jadi ke-22 Perumda Tirta Anom. Terus mengalir, terus amanah, untuk Banjar yang lebih baik.
Aamiin
(Ovan Andarsovan)














Komentar