oleh

Pesan Tegas Bupati Saat Resmikan SPPG Muara Mandiri: Jaga Kebersihan dan Ikuti SOP, Keracunan Tak Boleh Terjadi

-BGN-187 Dilihat

TAPUT – GAPURANEWS | Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muara Mandiri di Desa Silalitoruan, Kecamatan Muara, Rabu (4/3/2026).

Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah strategis pemerintah dalam memastikan kecukupan gizi anak-anak sebagai fondasi menuju Generasi Emas 2045.

Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak diukur dari besarnya porsi makanan, melainkan dari terpenuhinya kandungan gizi yang seimbang dan sesuai standar.

“Yang utama bukan banyaknya makanan, tetapi nilai gizinya. Anak-anak harus benar-benar mendapatkan asupan yang cukup agar terhindar dari kekurangan gizi,” ujarnya.

Selain berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan pelajar, program MBG juga dinilai mampu menggerakkan perekonomian daerah.

Saat ini, terdapat 37 dapur SPPG yang beroperasi di Kabupaten Tapanuli Utara dengan estimasi perputaran ekonomi mencapai sekitar Rp1 miliar per hari untuk kebutuhan bahan baku.

Khusus SPPG Muara Mandiri, pada tahap awal pelayanan menyasar sekitar 1.200 pelajar tingkat SD dan SMP di Kecamatan Muara dan mempekerjakan masyarakat sebanyak 47 orang .

Untuk menjamin ketersediaan bahan baku yang berkualitas, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga menyiapkan pembangunan sentra pertanian modern di Siborongborong.

Langkah ini diharapkan mampu menopang kebutuhan program MBG sekaligus memperkuat sinergi antara SPPG dengan Perseroda Pertanian, Dinas Pertanian, serta Dinas Ketahanan Pangan.

Dalam sesi doorstop bersama awak media, Bupati menyampaikan pesan tegas kepada seluruh pengelola SPPG di Tapanuli Utara agar disiplin menjaga kebersihan dapur, terutama kualitas air, serta mematuhi standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

“Kebersihan harus dijaga, khususnya air, dan semua prosedur wajib diikuti. Jika itu dijalankan dengan benar, keracunan tidak akan terjadi,” tegasnya.

SPPG Muara Mandiri merupakan hasil kolaborasi Yayasan Jaringan Tapanuli Peduli Bona Pasogit bersama Badan Gizi Nasional (BGN). Kehadirannya diharapkan menjadi model layanan pemenuhan gizi yang sehat, aman, serta memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar.(Norris.Pea)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *