oleh

Polres Banjar Mengawal Penyamppain Aspirasi Aksi Damai dan Audiensi SAPMA Pemuda Pancasila dan Berjalan Kondusif

-Uncategorized-32 Dilihat

Kota Banjar – Gapuranews.net |Pengamanan aksi damai dan audiensi yang digelar PC SAPMA Pemuda Pancasila Kota Banjar di Pendopo Kota Banjar berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Sebanyak 197 personel Polres Banjar diterjunkan untuk memberikan pelayanan pengamanan sehingga penyampaian aspirasi terkait kondusivitas kamtibmas pasca-insiden pengeroyokan dapat berjalan dengan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. Sabtu (25/07/2026).

Sekitar 150 peserta aksi menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kota Banjar dan unsur Forkopimda. Dalam audiensi tersebut, berbagai masukan disampaikan, mulai dari harapan agar proses hukum dilakukan secara tuntas dan transparan, peningkatan pengawasan terhadap potensi gangguan kamtibmas, hingga upaya bersama mencegah berkembangnya isu SARA yang dapat memicu konflik sosial di tengah masyarakat.

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P. menyampaikan bahwa Polres Banjar berkomitmen menangani perkara pengeroyokan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Hingga saat ini penyidik telah menetapkan lima orang sebagai tersangka, namun proses penyidikan tetap terbuka untuk pengembangan apabila ditemukan alat bukti baru. Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.

Audiensi tersebut turut menghasilkan komitmen bersama untuk menjaga persatuan di Kota Banjar. Ketua Paguyuban Masyarakat Batak Banjar dan Sekitarnya (PMBBS) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sunda dan para korban serta menegaskan bahwa peristiwa pengeroyokan merupakan tindak pidana yang dilakukan oleh oknum, bukan persoalan antaretnis. Pernyataan tersebut menjadi langkah penting dalam meredam berkembangnya isu SARA di tengah masyarakat.

Kolaborasi antara Pemerintah Kota Banjar, Forkopimda, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat menjadi bukti bahwa setiap persoalan dapat diselesaikan melalui dialog dan komunikasi yang baik. Sinergi ini diharapkan semakin memperkuat kondusivitas kamtibmas, menjaga persaudaraan, serta menciptakan Kota Banjar yang aman, damai, dan harmonis bagi seluruh masyarakat.
(Ovan Andarsovan).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *