oleh

Sat Kamling “Sauyunan Jaga Lembur” Polres Banjar Dinilai Tim Polda Jabar, Kapolres: Warga Adalah Garda Terdepan Menjaga Kamtibmas

-Kamtibmas-25 Dilihat

Kota Banjar – Gapuranews.net |Semangat gotong royong dan kepedulian warga menjaga keamanan lingkungan kembali mendapat perhatian. Pos Sat Kamling “Sauyunan Jaga Lembur” di Dusun Warungbuah, Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, menjadi lokasi penilaian Lomba Sat Kamling Tingkat Polda Jawa Barat dalam rangka Hari Bhayangkara ke-81 Tahun 2026. Jumat (08/05/2026).

Kegiatan dipimpin langsung Ketua Tim Penilai dari Polda Jabar Kompol Yudiono yang didampingi Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., bersama unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga setempat.

Malam itu, suasana Pos Sat Kamling tampak hidup. Warga antusias menyambut kedatangan tim penilai dengan semangat kebersamaan khas masyarakat Banjar. Penilaian bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi gambaran nyata hadirnya masyarakat sebagai mitra Polri dalam menjaga keamanan lingkungan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan unsur pemerintah dan kepolisian, pemutaran video inovasi “Sauyunan Jaga Lembur”, hingga simulasi kesiapsiagaan Sat Kamling dalam menghadapi gangguan kamtibmas.

Tim penilai kemudian melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan Pos Sat Kamling, kemampuan personel ronda, perlengkapan keamanan, administrasi, hingga dukungan masyarakat terhadap keberlangsungan kegiatan ronda malam.

Aspek yang menjadi penilaian meliputi sumber daya manusia, sarana prasarana, kegiatan operasional, dukungan masyarakat, serta pembinaan Sat Kamling.

Dalam sambutannya, Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro menegaskan bahwa Sat Kamling merupakan benteng pertama dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus menjadi sistem deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas.

“Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab bersama. Sat Kamling menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masyarakat masih hidup dan menjadi kekuatan utama menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Kapolres juga memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada warga masyarakat terkait berbagai persoalan yang saat ini menjadi perhatian bersama, mulai dari pencegahan tindak pidana seksual terhadap anak di bawah umur, bahaya narkoba, maraknya perjudian online, hingga antisipasi pencurian kendaraan bermotor.

Selain itu, Kapolres turut mengingatkan masyarakat terkait larangan penggunaan knalpot brong yang saat ini menjadi sasaran operasi gabungan Polri, TNI, dan Pemerintah karena dinilai mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat.

Tak hanya itu, masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi layanan Call Center 110, Bhabinkamtibmas, maupun Polsek terdekat apabila menemukan potensi gangguan keamanan sekecil apa pun di lingkungan masing-masing.

Ketua Tim Penilai dari Polda Jabar Kompol Yudiono mengapresiasi kekompakan warga Desa Neglasari yang dinilai mampu mempertahankan budaya ronda malam sebagai bagian dari sistem keamanan swakarsa.

Menurutnya, keberadaan Sat Kamling menjadi bagian penting dalam menciptakan stabilitas keamanan di tingkat lingkungan sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Kehadiran Sat Kamling “Sauyunan Jaga Lembur” diharapkan menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk terus menghidupkan kembali budaya ronda malam demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di tengah masyarakat.

(Ovan Andarsovan).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *