oleh

Setahun Memimpin, Asep Japar Akui Masih Banyak Kekurangan Tegaskan Tak Anti Kritik dan Siap Berbenah

-Daerah-212 Dilihat

Sukabumi – GAPUEANEWS |Memasuki satu tahun masa kepemimpinannya, Bupati Sukabumi, Asep Japar mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Meski demikian, Asjap begitu ia akrab dipanggil menegaskan berbagai capaian dan program prioritas telah dijalankan secara bertahap dan mulai menunjukkan hasil.
Bersama Wakil Bupati Andreas, Asjap mengklaim telah menorehkan sejumlah prestasi dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Banjir Keluhan Jalan Rusak di Sukabumi, Kadis PU: Perbaikan Tetap Jadi Prioritas Meski Anggaran Terbatas

Korban Pergerakan Tanah Bantargadung Dapat Bantuan Sewa Rumah 6 Bulan dari Pemkab Sukabumi

Berbagai program unggulan yang menjadi bagian dari visi dan misi kepala daerah disebut terus digenjot, meski diakui belum sepenuhnya sempurna.
“Saya bersama Pak Andreas baru satu tahun memimpin. Masih banyak kekurangan. Mohon dukungannya serta beri kami waktu untuk terus membenahi Kabupaten Sukabumi agar lebih baik lagi,” ujar Asep Japar saat sambutan di kegiatan Muhibah Ramadan 2026, baru-baru ini.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pelayanan publik yang diberikan pemerintah daerah belum maksimal. Namun, ia memastikan komitmennya untuk terus bekerja dan melakukan evaluasi secara berkelanjutan.
“Saya mohon maaf apabila dalam pelayanan masih belum maksimal. Namun kami tidak akan berhenti bekerja demi kebaikan Kabupaten Sukabumi. Kami tidak anti kritik dan selalu memantau masukan masyarakat, termasuk melalui media sosial, sebagai bahan evaluasi,” tegasnya.
Dalam satu tahun pertama, sejumlah sektor menjadi perhatian, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan tata kelola pemerintahan.
Pemerintah daerah juga disebut terus berupaya menyelaraskan program kerja dengan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi.
Pengakuan terbuka atas kekurangan ini dinilai sebagai bagian dari komitmen transparansi kepada publik. Pemerintah daerah, kata Asep, membuka ruang kritik dan saran sebagai bagian dari proses perbaikan.
Langkah tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa tahun kedua kepemimpinan Asep Japar dan Andreas akan difokuskan pada penguatan program yang telah berjalan serta pembenahan di sektor-sektor yang masih lemah.
Dengan luas wilayah dan kompleksitas persoalan yang dimiliki Kabupaten Sukabumi, tantangan pemerintahan daerah memang tidak ringan.
Namun, komitmen terhadap evaluasi dan keterbukaan dinilai menjadi modal penting untuk mendorong percepatan pembangunan.

(Agus ali)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *