Sumedang – Gapuranews.net |Usai melaksanakan Shalat Subuh Berjamaah di Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir meninjau langsung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nusa Indah Cilembu di Desa Cilembu Kecamatan Pamulihan, / (23/06/2026).
Dalam kunjungannya, Bupati Dony memberikan apresiasi terhadap kesiapan fasilitas dapur yang dinilai telah memenuhi berbagai standar yang dipersyaratkan untuk mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.
“Dapurnya sangat bersih, semua persyaratan sudah dipenuhi, mulai dari sertifikat laik higiene sanitasi, fasilitas yang lengkap hingga sarana pendukung lainnya. Bahkan asramanya juga tersedia dengan baik, bersih dan rapi,” ujar Dony.
Menurutnya, yang paling membanggakan dari keberadaan SPPG Nusa Indah Cilembu bukan hanya aspek kebersihan dan kelengkapan fasilitas, tetapi juga komitmennya dalam memberdayakan potensi lokal.
Bupati Dony menjelaskan, sebagian besar bahan baku yang digunakan untuk operasional dapur berasal dari masyarakat Desa Cilembu. Mulai dari telur, ayam, hingga sayuran dipasok oleh peternak dan petani setempat.
“Yang patut kita syukuri, bahan bakunya berasal dari Desa Cilembu sendiri. Mereka memberdayakan PKK, Kelompok Wanita Tani (KWT), petani lokal, dan peternak lokal. Telurnya dari peternak Cilembu, ayamnya dari Cilembu, sayurannya juga dari Cilembu,” katanya.
Selain mendorong perputaran ekonomi desa, keberadaan SPPG Nusa Indah juga memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja. Saat ini, sekitar 50 orang pekerja terlibat dalam operasional dapur tersebut dan sebagian besar merupakan warga Desa Cilembu.
“Ini betul-betul menggerakkan ekonomi lokal, menciptakan lapangan pekerjaan dan menyerap produk-produk masyarakat setempat. Material yang dibutuhkan tidak mengambil dari luar, tetapi langsung diserap dari desa ini,” tuturnya.
Ia berharap pola seperti yang diterapkan SPPG Nusa Indah dapat menjadi contoh bagi SPPG lainnya, sehingga kebutuhan operasional dapat dipenuhi dari produk lokal yang tersedia di wilayah masing-masing.
“Kita ingin keberadaan SPPG tidak hanya menjalankan program pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi pengungkit ekonomi masyarakat desa dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan beberapa masukan terkait pemeliharaan fasilitas agar kualitas bangunan dan sarana pendukung tetap terjaga dengan baik Ungkapnya.(U,Samsudin)














Komentar