TARUTUNG – GAPURANEWS |Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di Kabupaten Tapanuli Utara mulai bergulir. Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan optimal, Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni P. Lumbantoruan, M.Eng., meninjau langsung kegiatan tersebut di SMP Negeri 1 Tarutung, Senin (6/4/2026).
Kehadiran Wakil Bupati disambut hangat oleh Kepala SMP Negeri 1 Tarutung, AElfransco Sinaga, beserta jajaran guru dan tenaga pendidik di sekolah tersebut.
Dalam peninjauan itu, Wakil Bupati memastikan pelaksanaan TKA sebagai program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berjalan lancar, tertib, dan sesuai target.
Sebagai pengganti Asesmen Nasional (AN), TKA kini menyasar siswa kelas akhir, yakni kelas VI SD dan kelas IX SMP, dengan target partisipasi minimal 85 persen. Program ini menjadi salah satu instrumen penting dalam memetakan mutu pendidikan daerah yang nantinya tercermin melalui Rapor Pendidikan masing-masing sekolah.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Dinas Pendidikan, lanjutnya, telah melakukan berbagai persiapan secara matang sejak awal tahun. Persiapan tersebut meliputi tahapan sosialisasi, simulasi, hingga gladi bersih yang telah dimulai sejak Januari 2026.
Untuk jenjang SMP, pelaksanaan TKA dijadwalkan berlangsung mulai 6 hingga 16 April 2026, sementara untuk siswa jenjang SD akan dilaksanakan pada akhir bulan ini.
Pengawasan langsung yang dilakukan pimpinan daerah tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, sekaligus memastikan proses standarisasi penilaian materi pelajaran dapat berlangsung secara akurat, transparan, dan akuntabel bagi seluruh peserta didik.
Kepala SMP Negeri 1 Tarutung, Elfransco Sinaga, menyampaikan apresiasi atas kunjungan langsung Wakil Bupati ke sekolah yang dipimpinnya. Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah, meski dilakukan secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya, menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam memastikan pelaksanaan TKA berjalan dengan baik.
“Kami tentu merasa senang dan bangga atas kunjungan Bapak Wakil Bupati yang datang langsung meninjau pelaksanaan TKA di SMP Negeri 1 Tarutung. Walaupun kunjungan ini dilakukan secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan sebelumnya, hal itu justru menunjukkan perhatian dan kepedulian beliau terhadap pendidikan,” ujar Elfransco kepada awak media.
Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap program Saitapamajuma yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu solusi strategis dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa, yang merupakan materi utama dalam pelaksanaan TKA.
“Kami sangat sependapat dan mendukung program Saitapamajuma yang dicanangkan Pemkab Tapanuli Utara. Program ini kami nilai menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa, yang juga menjadi materi penting dalam pelaksanaan TKA,” tambahnya.
Hasil pelaksanaan TKA nantinya akan dituangkan dalam Sertifikat Hasil Tes Kemampuan Akademik (SHTKA) yang diperkirakan terbit pada Mei hingga Juni 2026. Sertifikat tersebut memuat empat kategori penilaian, yakni Istimewa, Baik, Memadai, dan Kurang.
Lebih dari sekadar laporan hasil belajar, SHTKA juga memiliki nilai strategis bagi siswa karena dapat digunakan sebagai salah satu persyaratan dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) melalui jalur prestasi.
Melalui pelaksanaan TKA 2026, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap kualitas pendidikan di daerah terus meningkat serta mampu melahirkan generasi muda yang unggul, kompetitif, dan berprestasi menuju terwujudnya generasi emas Tapanuli Utara.(Norris Hutapea)








Komentar