oleh

DPRD Kota Bogor Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan

-Uncategorized-13 Dilihat

Bohor— Gapuranews.net |Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menegaskan komitmen DPRD dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin bertumbuh, berinovasi, dan memiliki daya saing.

Hal tersebut disampaikan Adityawarman saat menghadiri kegiatan pelatihan UMKM bertajuk UMKM Bertumbuh, Berinovasi dan Berdaya Saing di Kota Bogor pada Selasa 25 Agustus 2026.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat menambah wawasan sekaligus meningkatkan semangat para pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya.

Menurutnya, DPRD Kota Bogor akan terus memberikan dukungan terhadap program-program yang berkaitan dengan penguatan UMKM, termasuk melalui kolaborasi dengan perangkat daerah terkait.

“DPRD Kota Bogor insyaallah selalu mendukung dan mensupport serta menyiapkan hal-hal yang diperlukan untuk pengembangan UMKM,” kata Adityawarman.

Ia menyampaikan, pada 2026 DPRD Kota Bogor telah berkolaborasi dengan dinas yang membidangi UMKM untuk melaksanakan sejumlah kegiatan pelatihan.

Program tersebut diharapkan menjadi bagian dari kontribusi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui sektor UMKM.

Adityawarman mengungkapkan, DPRD Kota Bogor juga tengah merancang program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ditargetkan mulai dianggarkan pada 2027.

Program tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan skala usahanya.

Namun, pada tahap awal, program tersebut kemungkinan akan dilaksanakan sebagai proyek percontohan dengan jumlah penerima yang masih terbatas.

“Kita sedang mencoba pilot project. Mungkin anggarannya belum banyak, tetapi mudah-mudahan bisa menjadi role model atau pilot project untuk tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Ia berharap program KUR usaha dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak pelaku UMKM di Kota Bogor yang memperoleh akses pembiayaan usaha dan mampu melakukan eskalasi bisnis.

“Ke depan lebih banyak lagi pegiat UMKM yang dapat melakukan eskalasi bisnis, khususnya dengan pembiayaan usaha,” jelasnya.

Selain pembiayaan daerah, DPRD Kota Bogor juga tengah merampungkan peraturan daerah mengenai tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan atau TJSL.

Adityawarman mengatakan, berdasarkan informasi dari panitia khusus yang membahas regulasi tersebut, potensi dana TJSL perusahaan di Kota Bogor mencapai ratusan miliar rupiah.

Karena itu, DPRD tengah melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar pemanfaatan dana TJSL ke depan dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat, termasuk sektor UMKM.

“Kami sedang merampungkan dan mengoordinasikan dengan berbagai stakeholder. Mudah-mudahan dari bagian TJSL perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Bogor, banyak alokasinya untuk UMKM kita di Kota Bogor,” ungkapnya.

Adityawarman pun mengajak para pelaku UMKM untuk tetap optimistis dan memanfaatkan berbagai program pengembangan yang disiapkan pemerintah daerah.

Ia menilai, peningkatan kapasitas pelaku usaha menjadi hal penting agar UMKM di Kota Bogor mampu bertahan, berkembang, dan naik kelas.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya literasi keuangan dan kemampuan mengemas produk.

Menurutnya, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan menjadi salah satu faktor penting dalam keberlangsungan sebuah usaha.

Ia berharap peserta dapat mengikuti materi pelatihan dengan baik sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam pengelolaan dan pengembangan usaha masing-masing.(Roni SP)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *