oleh

Peduli Dampak Kabut Asap, Yayasan PKB dan KaWaN Kembali Bagikan 3.000 Masker

-Kesehatan-87 Dilihat

TARUTUNG – Gapuranews.net |Yayasan Pelita Kita Bersama (PKB) bersama Kredensial Wartawan Perubahan (KaWaN) kembali menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dengan membagikan 3.000 masker gratis di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara. Aksi sosial yang turut melibatkan Gajah Muda Nusantara (GMN) ini menyasar warga di Kecamatan Tarutung dan Siatas Barita sebagai upaya membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

Ketua sekaligus Pendiri Yayasan PKB, Jhonson Edy Simanjorang, mengatakan pembagian masker tersebut merupakan bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan yang telah memasuki tahap ketiga.

Dalam kegiatan kali ini, sebanyak 3.000 masker dibagikan di dua lokasi, yakni Jalan DI Panjaitan, Tarutung, dan Simpang Tiga Salib Kasih, Kecamatan Siatas Barita.

Jhonson menjelaskan, kepedulian terhadap kesehatan masyarakat telah diwujudkan melalui sejumlah kegiatan sebelumnya. Yayasan PKB tercatat telah menyalurkan 6.000 masker kepada masyarakat di dua titik di Tarutung serta 3.000 masker kepada pelajar PAUD, SD, dan SLTP di Kecamatan Siatas Barita.

Melalui kolaborasi bersama KaWaN dan GMN, Yayasan PKB berharap semakin banyak masyarakat yang memperoleh perlindungan dari risiko gangguan pernapasan, terutama ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap.

Aksi tersebut turut dihadiri Ketua Umum KaWaN Tulus Sibuea, Sekretaris Jenderal KaWaN Patar Lumban Gaol, Ketua GMN Taput Hendra Siregar, serta anggota ketiga organisasi.

Ketua Umum KaWaN, Tulus Sibuea, juga menyoroti pentingnya penanganan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan dan Sumatera. Menurutnya, langkah cepat pemerintah diperlukan untuk mengatasi sumber kabut asap yang turut berdampak terhadap masyarakat Tapanuli Utara.

“Harapan kita, persoalan ini segera ditangani sehingga kabut asap berangsur hilang. Para oknum yang menjadi dalang pembakaran hutan dan lahan juga harus segera diusut agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” tegas Tulus.

Kolaborasi Yayasan PKB dan KaWaN dalam kegiatan ini menjadi wujud kepedulian terhadap persoalan kesehatan masyarakat sekaligus dorongan agar penanganan kebakaran hutan dan lahan dilakukan secara serius. Keduanya berharap upaya perlindungan masyarakat dapat berjalan beriringan dengan langkah penanganan sumber pencemaran udara.(Norris Pea)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *