oleh

RSUD Tarutung Optimalkan Pelayanan Kesehatan Melalui Evaluasi dan Peningkatan Mutu Layanan

-Kesehatan-37 Dilihat

Tarutung – Gapuranews.net |Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat. Selain memastikan ketersediaan obat-obatan tetap aman, Pihak Rumah sakit juga terus melakukan evaluasi pelayanan guna meningkatkan kepuasan pasien.

Hal tersebut disampaikan Pihak Humas RSUD Tarutung, Nove Simbolon, kepada awak media ini, Kamis (23/7/2026).

Menurut Nove, berdasarkan data pelayanan rumah sakit, penyakit gagal ginjal, hipertensi, dan diabetes melitus masih menjadi kasus yang paling banyak ditangani pada layanan rawat jalan. Ketiga penyakit tersebut mendominasi kunjungan pasien dan menjadi fokus penanganan tenaga medis di RSUD Tarutung.

Sementara itu, pada layanan rawat inap, kasus yang paling sering ditangani meliputi gangguan elektrolit, diare, demam tinggi, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), serta stroke.Beragamnya jenis penyakit yang ditangani menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang komprehensif.

Untuk pelayanan hemodialisa (cuci darah), RSUD Tarutung juga mencatat jumlah pasien yang cukup tinggi. Sejak Januari hingga Juli 2026, sebanyak 7.000 pasien telah menjalani tindakan hemodialisa di RSUD Tarutung. Layanan tersebut terus dioptimalkan sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan pasien dengan gangguan fungsi ginjal yang memerlukan terapi secara rutin.

Di sisi lain, Nove memastikan ketersediaan obat-obatan di RSUD Tarutung hingga saat ini masih dalam kondisi aman. Dengan stok yang memadai, pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung dengan baik tanpa mengalami kendala akibat kekurangan obat.

Tidak hanya berfokus pada pelayanan medis, RSUD Tarutung juga terus membangun budaya pelayanan yang berorientasi pada kepuasan pasien. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meminta masukan dari setiap pasien sebelum meninggalkan rumah sakit setelah menyelesaikan masa perawatan.

“Setiap pasien kami minta memberikan saran dan masukan mengenai pelayanan yang diterima, mulai dari saat masuk rumah sakit hingga diperbolehkan pulang. Hal itu menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Nove.

Menurutnya, evaluasi yang dilakukan secara rutin menjadi bagian dari komitmen manajemen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, cepat, ramah, dan mengutamakan keselamatan pasien. Berbagai masukan yang diterima akan ditindaklanjuti sebagai bahan perbaikan terhadap sistem pelayanan maupun kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Melalui peningkatan mutu pelayanan, pemenuhan kebutuhan obat-obatan, serta evaluasi berkelanjutan, RSUD Tarutung berharap dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memberikan layanan kesehatan yang semakin optimal bagi warga Kabupaten Tapanuli Utara dan sekitarnya.(Norris Pea)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *