oleh

Polres Banjar Melaksanakan Apel Kebangsaan Untuk Memperkuat Persatuan Lintas Elemen

-Uncategorized-23 Dilihat

Kota Banjar – Gapuranews.net |Lapangan Apel Polres Banjar berubah menjadi ruang kebersamaan ketika TNI-Polri, pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat berdiri dalam satu barisan. Mereka menyatukan komitmen menjaga persatuan dan kondusivitas Jawa Barat melalui Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat. Jumat (14/08/2026).

Apel dipimpin Wali Kota Banjar Ir. H. Sudarsono, didampingi Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P. dan Dandim 0613 Ciamis Letkol Inf Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum. Pesertanya berasal dari berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, Satpol PP, Polsuspas, Polsus KAI, Polhut, Bhabinkamtibmas, hingga tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, adat, mahasiswa, buruh dan organisasi masyarakat.

Ada pesan kuat yang dibawa dari apel tersebut. Persatuan tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kepedulian dan kerja bersama. Terlebih, tantangan sosial saat ini tidak hanya datang dalam bentuk gangguan keamanan, tetapi juga narkoba, kekerasan, hoaks, provokasi dan intoleransi.

Dalam pernyataan sikap kebangsaan, seluruh elemen masyarakat menegaskan kesetiaan kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Mereka juga berkomitmen merawat kerukunan, toleransi dan gotong royong serta bersama-sama menjaga generasi muda dari narkoba, kekerasan dan berbagai ancaman lainnya.

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro menegaskan bahwa menjaga keamanan dan persatuan merupakan tanggung jawab bersama.

“Kondusivitas tidak bisa dibangun oleh satu pihak. TNI-Polri, pemerintah daerah dan seluruh masyarakat harus bergerak bersama. Perbedaan harus kita rawat menjadi kekuatan, bukan dijadikan alasan untuk terpecah,” ujar AKBP Didi Dewantoro.

Apel kemudian ditutup dengan pelepasan Patroli Tiga Pilar. Kehadiran patroli bersama tersebut menjadi simbol bahwa semangat Jaga Rawat Jawa Barat tidak berhenti pada barisan apel, tetapi dilanjutkan dengan kerja nyata menjaga keamanan di tengah masyarakat.

Dari Kota Banjar, semangat yang dibangun cukup jelas: menjaga Jawa Barat berarti menjaga persaudaraan, merawat toleransi dan memastikan ruang publik tetap aman bagi seluruh masyarakat.
(Ovan Andarsovan).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *