Kota Banjar – Gapuranews.net |Pos Satkamling tidak hanya menjadi tempat menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga menjadi ruang bertemu dan bertukar informasi antara masyarakat dengan jajaran Polres Banjar. Suasana tersebut terlihat saat kegiatan Ruang Riung Kamtibmas digelar di Satkamling Lingkungan Haurmukti, Perum GBR RT 41/RW 02, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja
Kegiatan dihadiri sekitar 45 orang, terdiri dari unsur Polres Banjar, Polsek Purwaharja, pemerintah kelurahan, Disdukcapil Kota Banjar, Linmas, perangkat lingkungan, mahasiswa KKL Universitas Siliwangi Tasikmalaya serta warga setempat. Jumat (25/09/2026).
Mewakili Kapolres Banjar, Kabag SDM Polres Banjar AKP Hadi Winarso, S.Sos., M.H., selaku Pamatwil Satkamling menyampaikan bahwa Ruang Riung Kamtibmas merupakan bagian dari program “Sapa Warga” untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara personel Polri dengan masyarakat.
Menurutnya, komunikasi secara langsung menjadi ruang penting bagi warga untuk menyampaikan informasi, persoalan maupun potensi gangguan keamanan yang ditemukan di lingkungan masing-masing. Dari komunikasi tersebut, diharapkan terbangun hubungan yang baik sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, perhatian juga diberikan terhadap penggunaan telepon seluler oleh anak. Orang tua diingatkan agar tidak hanya memperhatikan aktivitas anak di dunia nyata, tetapi juga memahami dengan siapa anak berkomunikasi dan konten apa yang diakses melalui perangkat digital.
“Orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan handphone oleh anak. Jangan sampai interaksi dengan orang yang baru dikenal melalui permainan atau media digital justru membawa anak ke situasi yang membahayakan,” ujar AKP Hadi Winarso.
Warga kemudian diajak memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 untuk menyampaikan laporan, informasi maupun ketika membutuhkan bantuan kepolisian. Dalam sesi diskusi, warga dan mahasiswa KKL Universitas Siliwangi turut menggali lebih jauh mengenai mekanisme layanan tersebut, mulai dari cakupan layanan hingga waktu respons petugas.
Dijelaskan bahwa 110 merupakan layanan kepolisian yang berlaku secara nasional. Untuk wilayah Kota Banjar, petugas diupayakan memberikan respons dan tiba di lokasi tidak lebih dari 30 menit dengan tetap menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan.
Layanan tersebut juga tidak terbatas pada laporan tindak kriminal. Masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan yang masih dapat ditangani kepolisian sehingga petugas dapat melihat langsung kondisi di lapangan dan memberikan bantuan sesuai kewenangannya.
Selain persoalan keamanan, dialog turut membahas administrasi kependudukan. Sekdis Disdukcapil Kota Banjar mengimbau masyarakat melakukan pemutakhiran data Kartu Keluarga serta berhati-hati dalam memberikan NIK kepada pihak lain. Warga juga diminta melakukan pelayanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital secara langsung melalui petugas resmi.
Sementara itu, Kapolsek Purwaharja IPTU Maman Ruswandi yang baru menjabat memperkenalkan diri sekaligus meminta dukungan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.
“Saya mohon dukungan dan kerja sama seluruh warga serta unsur terkait. Dengan komunikasi dan sinergi yang baik, kita bersama-sama dapat menjaga wilayah Purwaharja tetap aman, nyaman dan kondusif,” ujarnya.
Berbagai pertanyaan yang disampaikan warga menunjukkan bahwa Satkamling dapat menjadi ruang komunikasi yang terbuka, bukan hanya untuk membahas keamanan lingkungan, tetapi juga persoalan pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah. Ruang Riung Kamtibmas menjadi wadah untuk memperkuat hubungan antara masyarakat dan aparat, sehingga informasi dari lingkungan dapat tersampaikan lebih cepat dan persoalan dapat ditangani sejak dini.
(Ovan Andarsovan)















Komentar