oleh

Sambut HUT RI Ke-81, Yayasan Pelita Kita Bersama Edukasi 322 Siswa dan Apresiasi Relawan SPPG

-Nasional-92 Dilihat

Tapanuli Utara – Gapuranews.net |Yayasan PelitaKita Bersama menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan anak sekaligus memperkuat kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kegiatan penyuluhan kesehatan gigi, gotong royong, dan apresiasi bagi relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kegiatan yang mengusung tema “Peduli Kesehatan Gigi Anak” tersebut digelar di pelataran Menara Pandang kawasan wisata Salib Kasih, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara, Sabtu (15/8/2026), sekaligus dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 322 peserta didik mengikuti penyuluhan kesehatan gigi yang dilaksanakan Yayasan PelitaKita Bersama bekerja sama dengan Ikatan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kabupaten Tapanuli Utara, yang dipimpin drg. Bunga Silalahi.

Edukasi tersebut menjadi bagian penting dari upaya menanamkan kesadaran kepada anak-anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan aksi gotong royong membersihkan jalan menuju kawasan Salib Kasih. Kegiatan tersebut turut diikuti Bupati Tapanuli Utara bersama rombongan.

Selain penyuluhan dan gotong royong, Yayasan PelitaKita Bersama juga memberikan apresiasi kepada para relawan SPPG melalui sejumlah perlombaan. Kegiatan tersebut antara lain tarik tambang, joget menggunakan balon, serta lomba memasukkan paku ke dalam botol.

Ketua Yayasan PelitaKita Bersama,Jhonson Edy Simannjorang, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen yayasan dalam mendukung pelaksanaan MBG yang tidak semata-mata berbicara mengenai anggaran maupun bisnis, tetapi juga menyangkut kualitas pelayanan dan kepedulian terhadap penerima manfaat.

“MBG itu bukan masalah uang, tata kelola yang buruk, dan bukan masalah bisnis. Kami dari Yayasan PelitaKita Bersama siap berkomitmen terhadap perubahan tata kelola dan melaksanakan kegiatan sesuai petunjuk teknis serta peraturan Badan Gizi Nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, edukasi kesehatan kepada anak-anak merupakan bagian dari semangat menghadirkan program MBG yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga membangun kesadaran mengenai kesehatan secara menyeluruh.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG, khususnya di tengah munculnya isu dugaan keracunan makanan di wilayah Berastagi.

Sementara itu, Sevenris Butarbutar Kabid Kesehatan Pada dinas kesehatan Tapanuli Utara berharap kegiatan serupa dapat dilakukan oleh SPPG lainnya sehingga edukasi kesehatan dapat menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

“Semoga dapur yang lain juga ikut memberikan pelayanan dan edukasi seperti ini, peduli terhadap kesehatan, khususnya yang dimulai dari anak-anak,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tapanuli Utara, staf ahli Bupati, Camat Siatas Barita, kepala desa setempat, jajaran Yayasan Pelita Kita Bersama,Persatuan Dokter Gigi Indonesia Kabupaten Tapanuli Utara, relawan SPPG Lumban Siagian Jae, serta para peserta didik.

Melalui kegiatan ini, Yayasan PelitaKita Bersama menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mendukung kesehatan anak, semangat gotong royong, serta pelaksanaan MBG yang mengedepankan kualitas pelayanan, kepatuhan terhadap ketentuan, dan kepentingan masyarakat.(Norris Pea)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *