oleh

Wabup Fajar : Bentengi Dengan Agama dan Perhatian Orang Tua, Sumedang Tolak Penyimpangan Seksual

-Uncategorized-32 Dilihat

Sumedang – Gapuranews.net |Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat pendidikan karakter, pengawasan terhadap anak, serta pendidikan agama sejak usia untuk dalam membangun generasi berakhlak mulia.

Hal tersebut di sampaikan Wabup Fajar saat memberikan sambutan pada acara Khitanan Masal dalam rangka Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di GMG Madadiyah (Madinatussalam Al-Ittihad Wal Qodisiyah) Kecamatan Jatinangor Minggu (28/6/2026).

Menurut Wabup Fajar, keberhasilan mencetak generasi emas tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh akhlak dan mentalitas yang kuat.

“Sepintar apa pun anak-anak kita, jika tidak memiliki adab dan karakter yang baik, semuanya akan sia-sia. Karena itu, fondasi agama harus menjadi bekal utama bagi generasi penerus,” tegasnya.

Fajar mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak. Ia meminta orang tua tidak membenarkan kesalahan anak, melainkan memberikan bimbingan dan ketegasan agar mereka memahami mana yang benar dan salah.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, menurutnya anak-anak tetap harus mengenal teknologi, namun dengan pengawasan yang ketat. Ia mengaku prihatin dengan berbagai kasus penyimpangan perilaku yang mulai muncul pada anak usia dini akibat paparan konten yang tidak sesuai.

“Kita tidak boleh membiarkan anak-anak mengakses dunia digital tanpa pengawasan. Mereka memang lahir di era teknologi, tetapi orang tua tetap memiliki tanggung jawab untuk membimbing dan mengawasi,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, Wabup Fajar menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumedang terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai upaya melindungi mereka dari konten negatif.

Selain itu, Pemkab Sumedang juga menetapkan kebijakan agar seluruh siswa SD beragama Islam memiliki sertifikasi mengaji sebagai bagian dari penguatan pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter.

“Kami ingin anak-anak Sumedang tumbuh menjadi generasi yang cerdas, saleh, dan berakhlak mulia. Untuk mewujudkan itu, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan para ulama, guru, tokoh agama, dan seluruh orang tua,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup juga menegaskan komitmen Kabupaten Sumedang dalam menjaga nilai-nilai moral dan menolak segala bentuk penyimpangan seksual. Menurutnya, penguatan keluarga, pendidikan agama, serta pengawasan terhadap penggunaan media digital merupakan langkah penting untuk menjaga masa depan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Mengakhiri sambutannya, Fajar menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan khitanan massal. Ia juga memberikan hadiah kepada seluruh anak peserta khitan sebagai bentuk perhatian dan penyemangat agar mereka menjadi anak yang sehat, rajin belajar, dan berbakti kepada orang tua.

“Selamat kepada adik-adik yang telah dikhitan. Jadilah anak yang saleh, rajin belajar, patuh kepada orang tua, dan jangan terlalu banyak jajan. Semoga kelak menjadi kebanggaan keluarga, agama, dan Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.(U Samsudin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *