oleh

Wali Kota Banjar Melantik Anggota BPD se-Kota Banjar Periode 2026-2034, Semoga Amanah & Sinergi Dalam Menjalankan Tugas

-Uncategorized-27 Dilihat

Kota Banjar – Gapuranews.net |Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kota Banjar Masa Keanggotaan 2026-2034 resmi mengucapkan sumpah jabatan. Pengambilan sumpah digelar khidmat di Aula Somahna Bagja Dibuana, Setda Kota Banjar. Kamis (25/06/2026).

Acara pelantikan dihadiri jajaran lengkap Pemerintah Kota Banjar. Tampak hadir Wali Kota Banjar, seluruh Pejabat Eselon II, Kepala Perangkat Daerah, seluruh Kepala Bagian Setda, seluru Camat, seluruhLurah, dan seluruh Kepala Desa se-Kota Banjar. Kehadiran unsur pimpinan daerah ini menjadi bentuk dukungan penuh terhadap penguatan kelembagaan BPD sebagai mitra Pemerintahan Desa.

Dalam prosesi yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Banjar, seluruh anggota BPD terpilih membacakan sumpah/janji untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya, sejujur-jujurnya, dan seadil-adilnya. Sumpah tersebut juga mencakup komitmen menegakkan Pancasila, UUD 1945, serta kehidupan demokrasi di tingkat desa.

Masa keanggotaan 2026-2034 menjadi periode strategis bagi BPD. Peran BPD tidak hanya sebagai pengawas kinerja Pemerintahan Desa, tetapi juga sebagai penyalur aspirasi masyarakat dan mitra dalam penyusunan kebijakan desa.

Untuk Anggota BPD Desa Raharja yang baru dilantik, amanah 8 tahun ke depan menjadi tanggung jawab besar. Diharapkan BPD Desa Raharja dapat menjalankan tugas dengan amanah dan senantiasa mendengar serta menampung aspirasi rakyat.

Sinergi antara BPD dan Pemerintahan Desa Raharja menjadi kunci utama. Dengan bergandengan tangan, keduanya diharapkan mampu mendorong program pembangunan desa yang tepat sasaran. Tujuannya jelas: mewujudkan kemajuan Desa Raharja sesuai dengan visi Pemerintahan Desa Raharja dan harapan seluruh masyarakatnya.

Pelantikan BPD se-Kota Banjar ini menandai dimulainya babak baru tata kelola pemerintahan desa. Dengan dilantiknya BPD periode 2026-2034, diharapkan demokrasi desa di Kota Banjar semakin kuat dan pembangunan desa berjalan lebih partisipatif.
(Ovan Andarsovan).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *