oleh

Ziarah HUT Kodam III/Siliwangi ke-80, Kodim 0610/Sumedang Teladani Semangat Juang Cut Nyak Dien

-Uncategorized-61 Dilihat

Sumedang – Gapuranews.Net |Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kodam III/Siliwangi ke-80, jajaran Kodim 0610/Sumedang melaksanakan kegiatan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cut Nyak Dien Gunung Puyuh, Sumedang, Senin (18/05/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han., dan diikuti unsur TNI serta PNS jajaran Kodim 0610/Sumedang dan Yonif 301/PKS.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danyonif 301/PKS Letkol Inf Ari Tuteko, para Danramil jajaran Kodim 0610/Sumedang, para Pasi Kodim, Dansubdenpom III/2-1 Sumedang Kptn CPM Cecep MH, para Perwira Yonif 301/PKS, perwakilan anggota Babinsa, PNS, serta personel Yonif 301/PKS.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pemaparan sejarah singkat perjuangan pahlawan nasional Cut Nyak Dien oleh Wa Asep selaku juru pelihara makam. Dalam penyampaiannya dijelaskan bahwa Cut Nyak Dien merupakan sosok pejuang perempuan asal Aceh yang gigih melawan penjajahan Belanda hingga akhirnya diasingkan ke Sumedang dan dimakamkan di Gunung Puyuh pada tahun 1908.

Setelah penyampaian sejarah singkat, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama, peletakan karangan bunga dan tabur bunga oleh Dandim 0610/Sumedang, serta sesi foto bersama.
Kegiatan ziarah berlangsung khidmat dan penuh penghormatan sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa para pahlawan bangsa, khususnya Cut Nyak Dien yang menjadi simbol perjuangan dan keteguhan dalam mempertahankan kemerdekaan.

Dandim 0610/Sumedang
Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han., menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini bukan hanya seremonial semata, melainkan momentum untuk menanamkan kembali nilai perjuangan dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Ziarah dalam rangka HUT Kodam III/Siliwangi ke-80 ini menjadi pengingat bagi seluruh prajurit agar senantiasa meneladani semangat juang para pahlawan. Cut Nyak Dien adalah simbol keberanian, keteguhan, dan loyalitas terhadap bangsa. Nilai-nilai itu harus terus hidup dalam jiwa setiap prajurit TNI,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa di tengah tantangan bangsa yang semakin kompleks, prajurit TNI harus memiliki pondasi ideologi yang kuat dan tetap memegang teguh jati diri TNI sebagai tentara rakyat.

“TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan akan selalu hadir untuk rakyat. Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat semangat pengabdian serta meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air,” pungkasnya.
(U.Samsudin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *