oleh

Diklatsar Saka Bhayangkara XIX Membentuk Mental dan Disiplin Generasi Muda

-Uncategorized-20 Dilihat

Kota Banjar – Gapuranews.net |Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) calon anggota Saka Bhayangkara Polres Banjar Angkatan XIX Tahun 2026 tidak hanya memberikan pembekalan teori. Para peserta juga mendapat pengalaman langsung melalui latihan yang menguji keberanian, kedisiplinan dan kesiapan fisik di Nusa Wana Wisata Situ Mustika, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar. Senin (28/09/2026).

Kegiatan berlangsung pukul 10.00 hingga 11.30 WIB dengan materi Krida PPB dan pembinaan fisik (Binsik) terukur. Latihan tersebut diikuti calon anggota Saka Bhayangkara Angkatan XIX dengan pendampingan Kasat Binmas Polres Banjar, instruktur dan pamong Saka Bhayangkara, Dewan Saka, Purna Saka serta personel Si Dokkes Polres Banjar.

Salah satu materi yang diberikan adalah flying fox, yang dirancang untuk melatih keberanian dan kepercayaan diri peserta dalam menghadapi tantangan. Peserta juga mengikuti pembinaan fisik secara terukur sebagai bagian dari pembentukan kedisiplinan, ketahanan dan kesiapan diri.

Kasat Binmas Polres Banjar IPTU Yudi Asmara, S.Sos., CPHR, mengatakan setiap materi Diklatsar memiliki tujuan pembinaan, bukan sekadar aktivitas fisik.

“Latihan ini bukan sekadar menguji fisik, tetapi membangun keberanian, disiplin dan kepercayaan diri. Nilai itu yang harus dibawa peserta dalam kehidupan sehari-hari,” ujar IPTU Yudi.

Menurutnya, proses pendidikan menjadi kesempatan bagi peserta untuk belajar menghadapi tantangan, mengikuti aturan, menjaga kekompakan dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri maupun kelompok. Nilai tersebut diharapkan menjadi bekal ketika peserta kembali ke sekolah, keluarga dan lingkungan masyarakat.

Kegiatan turut mendapat perhatian dari pembina Pramuka pangkalan dan Andalan Saka Kwarcab yang hadir melihat proses pendidikan peserta. Setelah menyelesaikan materi, para peserta melanjutkan persiapan untuk upacara penutupan Diklatsar Saka Bhayangkara Angkatan XIX.

Pembinaan yang diberikan selama Diklatsar diharapkan tidak berhenti ketika kegiatan berakhir. Pengalaman menghadapi tantangan, mengikuti latihan secara terukur dan membangun kekompakan menjadi bekal untuk membentuk pribadi yang lebih disiplin, mandiri, percaya diri dan bertanggung jawab.

Lebih dari sekadar menyelesaikan latihan, Diklatsar ini diarahkan untuk membentuk karakter. Bekal keberanian dan kedisiplinan yang diperoleh diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan positif, sehingga anggota Saka Bhayangkara mampu menjadi teladan bagi teman sebaya serta mengambil peran positif di sekolah, keluarga dan lingkungan masyarakat.
(Ovan Andarsovan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *