oleh

Hunian Tetap Dolok Nauli Siap Dihuni, 70 Keluarga Mulai Menempati Rumah Baru

-Daerah-242 Dilihat

Taput – Gapuranews.net |Kabar gembira bagi warga terdampak bencana di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting. Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., bersama Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatera Utara, Mujianto, menyerahkan kunci rumah dan paket perabotan kepada penghuni Hunian Tetap (Huntap) Dolok Nauli, Minggu (8/6/2026).

Penyerahan kunci tersebut menandai rampungnya pembangunan tahap pertama sebanyak 70 unit rumah yang siap dihuni oleh 70 kepala keluarga. Program pembangunan Huntap ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, dan Yayasan Buddha Tzu Chi dalam mendukung pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.

Pembangunan 103 unit rumah di kawasan Huntap Dolok Nauli didukung melalui anggaran Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia yang dipimpin Menteri Maruarar Sirait. Pelaksanaan pembangunan diawasi oleh Yayasan Buddha Tzu Chi, sementara Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bertanggung jawab dalam penyediaan berbagai sarana dan prasarana pendukung.

Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan hunian layak bagi masyarakat.

“ Saya titip pesan kepada seluruh warga agar merawat perumahan ini dengan kompak, menjaga kebersihan lingkungan, menghindari konflik sosial, dan segera membentuk Kepala Lingkungan agar kompleks ini dapat menjadi role model perumahan yang asri dan nyaman,” ujar Wakil Bupati.

Selain pembangunan rumah, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga terus mempercepat penyelesaian berbagai fasilitas pendukung. Hingga saat ini, pembangunan jalan lingkungan berupa rabat beton telah mencapai progres sekitar 85 persen. Sementara itu, sebanyak 50 unit rumah telah terhubung dengan jaringan listrik dan ditargetkan seluruh sambungan selesai pada pertengahan Juni 2026.

Untuk menjamin ketersediaan air bersih, Pemkab Taput juga membangun sumur bor berkapasitas 7 liter per detik yang mampu melayani hingga 700 kepala keluarga. Infrastruktur tersebut dibangun bekerja sama dengan PT Wijaya Karya (WIKA) dan akan diintegrasikan dengan reservoir PDAM guna memastikan distribusi air berjalan optimal.

Tidak hanya menyerahkan rumah, Yayasan Buddha Tzu Chi turut memberikan bantuan berupa satu set sofa ruang tamu, satu set meja makan, serta berbagai perabotan rumah tangga lainnya kepada setiap keluarga penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga agar lebih nyaman menempati rumah barunya.

Sementara itu, pembangunan Huntap tahap kedua sebanyak 33 unit rumah saat ini masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada akhir Juni 2026.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap kehadiran kawasan Huntap Dolok Nauli tidak hanya menjadi tempat tinggal baru bagi masyarakat, tetapi juga menjadi lingkungan hunian yang tertata, nyaman, dan mampu meningkatkan kualitas hidup warga di masa mendatang.(Norris Pea)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *