oleh

Jhonson Edy Simanjorang Gerak Cepat Bantu Korban Puting Beliung di Siatas Barita

-Sosial-87 Dilihat

Taput – Gapuranews.net |Kepedulian terhadap warga terdampak bencana ditunjukkan Ketua sekaligus Pendiri Yayasan Pelita Kita Bersama, Jhonson Edy Simanjorang. Sehari setelah angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara, Senin (21/9/2026), Jhonson langsung bergerak menyalurkan bantuan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan.

Bantuan disalurkan ke tiga desa terdampak, yakni Desa Pancurnapitu, Desa Sitompul dan Desa Sakaran. Bantuan berupa material bangunan tersebut diharapkan dapat membantu warga memperbaiki rumah yang rusak akibat terjangan angin.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 25 unit rumah terdampak di Desa Pancurnapitu. Sementara di Desa Sitompul terdapat dua unit rumah dan satu unit rumah di Desa Sakaran yang mengalami kerusakan.

Melalui Yayasan Pelita Kita Bersama, sebanyak 25 lembar seng disalurkan kepada warga Desa Pancurnapitu. Sementara warga terdampak di Desa Sitompul menerima 10 lembar seng dan tiga sak semen, sedangkan warga Desa Sakaran mendapat tiga sak semen.

Yayasan Pelita Kita Bersama merupakan lembaga yang bergerak dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan, serta turut menaungi SPPG Lumban Siagian Jae dalam mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat.

Bantuan tersebut mendapat apresiasi dari pemerintah desa dan warga penerima. Ketiga kepala desa di wilayah terdampak menyampaikan terima kasih kepada Jhonson Edy Simanjorang dan Yayasan Pelita Kita Bersama karena dinilai cepat merespons kondisi warga pascabencana.

Kepala Desa Pancurnapitu, Tulus Hamonangan Panggabean, mengatakan bantuan material bangunan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan bahan untuk memperbaiki rumah mereka.

“Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Atas nama pemerintah desa dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Yayasan Pelita Kita Bersama yang sudah datang langsung membantu warga yang terkena musibah,” ujar Tulus.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Sitompul, Mula Sitompul, dan Kepala Desa Sakaran, Surung Panggabean. Keduanya mengapresiasi kepedulian Yayasan Pelita Kita Bersama yang hadir membantu masyarakat dalam waktu relatif cepat setelah bencana terjadi.

Salah seorang warga desa Sitompul penerima bantuan, Br. Sitompul, juga mengungkapkan rasa syukurnya. Menurutnya, seng dan semen merupakan material yang sangat dibutuhkan untuk memperbaiki bagian rumah yang mengalami kerusakan.

“Terima kasih kepada Pak Jhonson dan Yayasan Pelita Kita Bersama yang sudah peduli dan membantu kami. Bantuan ini sangat berguna untuk memperbaiki rumah kami setelah diterjang angin,” ungkapnya.

Jhonson Edy Simanjorang mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Semangat gotong royong harus terus kita galakkan. Ketika ada saudara kita yang mengalami musibah, sudah sepatutnya kita saling peduli dan membantu sesuai dengan kemampuan yang kita miliki,” ujar Jhonson.

Ia berharap bantuan tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk membantu proses perbaikan rumah warga yang terdampak. Menurutnya, kepedulian terhadap korban bencana tidak cukup hanya diwujudkan melalui rasa prihatin, tetapi juga perlu diterjemahkan dalam tindakan nyata.

“Kita mungkin tidak selalu bisa memberikan bantuan dalam jumlah besar. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita hadir ketika masyarakat membutuhkan. Kepedulian dan kebersamaan harus terus kita hidupkan,” katanya.

Menutup keterangannya, Jhonson Edy Simanjorang menyampaikan pesan singkat yang menjadi prinsip dalam membangun kepedulian terhadap sesama.

“Love your people, use your common sense.”

(Norris Pea)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *