Taput – Gapuranews.net |Semangat kebersamaan dan komitmen membangun jurnalisme yang profesional melahirkan organisasi baru di kalangan insan pers Kabupaten Tapanuli Utara. Sejumlah wartawan mendeklarasikan berdirinya Kredensial Wartawan Perubahan (KaWaN) di kawasan Menara Pandang Salib Kasih, Tarutung, Jumat (3/7/2026).
Deklarasi tersebut menjadi tonggak lahirnya organisasi yang bertujuan memperkuat solidaritas antar wartawan, meningkatkan kompetensi, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Pembentukan KaWaN diawali dengan rapat organisasi yang berlangsung secara musyawarah dan mufakat. Dalam forum tersebut, seluruh peserta sepakat menetapkan Tulus Sibuea sebagai Ketua Umum, Patar Lumbangaol sebagai Sekretaris Jenderal, dan Anwar Manalu sebagai Bendahara Umum.
Tidak hanya menggelar deklarasi, para anggota KaWaN juga mengadakan malam keakraban dengan berkemah di kawasan wisata religi Salib Kasih. Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus memperkuat semangat persatuan di antara para jurnalis.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, KaWaN melanjutkan rangkaian kegiatan dengan menanam puluhan bibit pohon berbuah dan melaksanakan gotong royong membersihkan kawasan Salib Kasih.
Aksi tersebut menjadi simbol komitmen organisasi untuk tidak hanya menjalankan fungsi sebagai wadah profesi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ketua Umum KaWaN, Tulus Sibuea, mengatakan organisasi yang baru dibentuk itu lahir dari tekad bersama untuk menghadirkan perubahan positif bagi dunia pers di Tapanuli Utara.
“KaWaN merupakan wujud soliditas insan pers Tapanuli Utara untuk maju bersama dalam satu tujuan, yakni membangun masa depan jurnalisme yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Tulus.
Pada malam keakraban tersebut, Sekretaris Jenderal KaWaN, Patar Lumbangaol, turut memperkenalkan Dewan Kehormatan organisasi yang berdasarkan hasil musyawarah dipercayakan kepada tokoh pemuda Tapanuli Utara, Jhonson Edy Simanjorang.
Jhonson menegaskan bahwa keberadaan KaWaN harus menjadi kekuatan baru yang tetap menjunjung tinggi independensi dan kode etik jurnalistik.
“Konsistensi, kebersamaan, dan keberanian menghadapi tantangan harus menjadi modal utama KaWaN untuk terus berkembang. Namun yang paling penting, setiap anggota harus tetap berpegang teguh pada kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugas,” katanya.
Melalui semangat kolaborasi yang dibangun sejak awal berdirinya, KaWaN diharapkan menjadi organisasi yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya wartawan, memperkuat persaudaraan antarsesama insan pers, serta menjadi mitra yang konstruktif dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Tapanuli Utara.
Dari kawasan Salib Kasih, tempat organisasi ini dideklarasikan, KaWaN memulai langkah awalnya dengan membawa harapan lahirnya jurnalisme yang semakin profesional, independen, dan bertanggung jawab di tengah perkembangan dunia informasi yang terus berubah.(Norris Pea))











Komentar