oleh

Kebakaran Perhutani Menghanguskan Lahan Setengah Ha, Api Padam Dalam Dua Jam

-Uncategorized-10 Dilihat

Kota Banjar – Gapuranews.net |Kebakaran melanda lahan milik BKPH Perhutani Banjar Utara di Lingkungan Parungsari, RT 017/RW 007, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar. Api yang mulai terlihat kam8s malam sekitar pukul 18.30 WIB itu menghanguskan lahan sekitar setengah hektare sebelum berhasil dipadamkan melalui upaya bersama petugas pemadam kebakaran dan unsur terkait. Jumat (09/10/2026).

Kebakaran pertama kali diketahui seorang warga yang melintas di Jalan Siliwangi. Melihat titik api yang semakin membesar dari area lahan Perhutani, warga tersebut segera menghubungi saksi lainnya agar kejadian itu bisa segera dilaporkan dan ditangani sebelum api meluas.

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada petugas Pemadam Kebakaran Kota Banjar, personel Polres Banjar, serta pihak Perhutani. Sejumlah unsur langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan dan membantu proses pemadaman.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Petugas juga dibantu Tribina Kelurahan Karangpanimbal dan Polisi Kehutanan (Polhut) BKPH Perhutani Banjar Utara. Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB.

Berdasarkan keterangan Asper BKPH Perhutani Banjar Utara, Eki Sutrisno, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 0,5 hektare. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Kapolsek Purwaharja IPTU Maman Ruswandi mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran ranting atau sampah, terutama di kawasan lahan terbuka yang berpotensi memicu kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar ranting maupun sampah sembarangan. Jika melihat titik api atau mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani sebelum api meluas,” ujar IPTU Maman Ruswandi.

Mengenai penyebab kebakaran, dugaan sementara mengarah pada pembakaran ranting di sekitar lokasi. Dalam laporan awal, aktivitas tersebut diduga dilakukan seseorang yang kerap berada di kawasan itu. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa api kecil dapat dengan cepat meluas dan mengancam area di sekitarnya. Kewaspadaan warga, kepedulian terhadap lingkungan, serta pelaporan sejak dini menjadi langkah penting untuk mencegah kebakaran serupa kembali terjadi.
(Ovan Andarsovan).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *