Kota Banjar – Gapuranews.net |Seorang pria berinisial K (63) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Lingkungan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Temuan tersebut membuat warga sekitar berdatangan, sebelum laporan diteruskan kepada Bhabinkamtibmas dan Polsek Pataruman.
Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 14.30 WIB. Seorang saksi yang datang untuk melihat kondisi K justru mendapati pria tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia. Warga kemudian membantu menghubungi pihak kepolisian untuk memastikan kejadian tersebut segera ditangani. Senin (05/10/2026).
Tak lama setelah laporan diterima, personel Polsek Pataruman bersama Tim Inafis Polres Banjar tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap K dan tempat kejadian, sekaligus meminta keterangan dari orang-orang yang mengetahui peristiwa tersebut.
Kapolsek Pataruman IPTU Hermawan, S.Pd.I., mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan fakta kejadian sekaligus memastikan tidak terdapat unsur tindak pidana.
“Anggota langsung kami arahkan ke lokasi setelah menerima laporan. Bersama Tim Inafis, kami melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan saksi. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana pada tubuh K,” ujar Hermawan.
Informasi yang dihimpun polisi menyebutkan K memiliki riwayat penyakit diabetes dan jantung. Ia juga diketahui sempat menjalani pengobatan di RSUD Kota Banjar pada Sabtu (3/10/2026).
Dalam penanganan tersebut, keluarga K menyatakan menolak dilakukan autopsi. Penolakan itu dituangkan secara tertulis dalam surat pernyataan. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah kemudian dibawa ke RSUD Kota Banjar untuk penanganan lebih lanjut.
“Kami menghormati keputusan keluarga. Penanganan tetap kami lakukan berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan dan sesuai prosedur,” kata Kapolsek.
Kepolisian mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi petugas ketika menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan, sehingga petugas dapat segera datang ke lokasi dan mengambil langkah yang diperlukan.
(Ovan Andarsovan).








Komentar