Sumedang – Gapuranews.net |Manggala Garuda Putih (DPC) menyatakan sikap tegas serta menolak terkait Perilaku menyimpang (LGBT) 16/08/2026
Kami Para Anggota Ormas Manggala Garuda Putih (MGP)DPC Sumedang berkumpul di tempat ini yakni Gedung Negara bukan untuk membenci siapapun. Kami berkumpul untuk menjaga Sumedang.
Juga untuk menjaga anak-anak kita. Menjaga nilai agama dan budaya Sunda yang sudah diwariskan nenek moyang kita semuanya.
Namun belakangan kita resah. Adanya upaya penyebaran paham dan gaya hidup LGBT mulai masuk ke ruang publik, media sosial,. bahkan lingkungan pendidikan.
kami menyatakan:
*MENOLAK segala bentuk penyebaran LGBT di Kabupaten Sumedang!*
Karena ini bertentangan dengan agama, bertentangan dengan adat, dan merusak masa depan generasi kita.
Sekolah harus jadi tempat belajar. Keluarga harus jadi tempat mendidik akhlak. Bukan tempat menyebarkan paham yang menyimpang dari fitrah.
Alex leo sugiono S,hut.,M.M Ketua MGP ,DPC.Sumedang.
Kami juga berharap kepada Pemerintah Daerah, APH, dan semua pihak untuk bersikap tegas.
Lindungi anak-anak kita sebagai penerus masa depan Negri ini.
Semoga Sumedang tetap menjadi Daerah yang aman, religius, dan berbudaya .
(MANGGALA GARUDA PUTIH Kab. Sumedang) Ungkapnya.
Ditempat terpisah Pernyataan yang sama di lontarkan oleh Ketua Forum Ormas Dan Masyarakat Peduli Sumedang .Ust Dedi Mulyadi
Ketua Forum Ormas dan Masyarakat .Peduli Sumedang.
Alhamdulillah, hari ini kami dari Forum Ormas dan Masyarakat Peduli Sumedang telah melaksanakan deklarasi di Gedung Negara Kabupaten. Sumedang sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga generasi muda, ketahanan keluarga, serta nilai-nilai agama dan budaya di Kabupaten Sumedang.
Kegiatan ini menjadi semakin berarti karena dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Polres Sumedang, Dandim, DPRD, Dinas Kesehatan, para tokoh agama dan tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat Sumedang. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan bahwa persoalan generasi muda merupakan tanggung jawab kita bersama.
Sebagai ketua forum, saya berharap deklarasi ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi awal dari gerakan bersama yang dilakukan secara nyata dan berkelanjutan.
Ke depan, kami berharap pemerintah dan seluruh stakeholder dapat bersinergi dengan masyarakat dalam melakukan edukasi, sosialisasi, pembinaan, penguatan keluarga, serta perlindungan anak dan remaja dari berbagai pengaruh sosial yang berisiko.
Kami juga menegaskan bahwa perjuangan ini bukan untuk membenci atau melakukan kekerasan terhadap siapa pun. Kami ingin mengedepankan edukasi, pendekatan yang humanis, dialog, pembinaan, dan aturan hukum yang berlaku.
Harapan kami, Sumedang ke depan menjadi daerah yang semakin kuat dalam menjaga agama, keluarga, moral, pendidikan, dan masa depan generasi muda.
Mari kita jaga anak-anak kita bersama. Karena menyelamatkan generasi hari ini berarti sedang menyelamatkan masa depan Sumedang.Pungkasnya.(U.Samsudin/tim)








Komentar