oleh

Mendagri Puji JTP, Pengungsi Tuntas Huntara Berfungsi

-Nasional-313 Dilihat

Taput, GAPURANEWS|Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan apresiasi tinggi kepada Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat atas laporan penanganan pascabencana yang dinilai progresif dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya terkait penuntasan pengungsian berbasis tenda.

Apresiasi tersebut disampaikan Mendagri saat meresmikan Hunian Sementara (Huntara) di tiga wilayah secara hybrid, yang dipusatkan di Lapangan Bola Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (5/2/2025).

Dalam laporannya kepada Mendagri, Bupati Tapanuli Utara menyampaikan bahwa seluruh warga terdampak bencana yang sebelumnya masih tinggal di tenda pengungsian kini telah menempati hunian sementara. Dari sebelumnya tercatat 17 kepala keluarga, saat ini tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di tenda pengungsian.

Bupati juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah menyiapkan bantuan dari APBD per kepala keluarga untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang menempati huntara.
Selain itu, Dana Tunggu Hunian telah disalurkan kepada 112 rumah tangga dan telah diusulkan penambahan untuk penerima lainnya.

Terkait kebutuhan lanjutan, Bupati menyampaikan bahwa saat ini masih terdapat enam desa di tiga kecamatan yang belum teraliri listrik karena sumber jaringan listrik berasal dari Kabupaten Tapanuli Tengah.Sementara untuk penyediaan air minum, khususnya di huntara dan huntap  masih dalam proses pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan data kerusakan rumah akibat bencana, yakni rumah rusak berat sebanyak 258 unit, rusak sedang 39 unit, dan rusak ringan 189 unit. Untuk rumah rusak berat, penanganan telah dilakukan melalui pembangunan hunian tetap (huntap) sebanyak 103 unit, pembangunan in-situ 58 unit, serta hunian sementara sebanyak 40 unit.

Menanggapi laporan tersebut, Mendagri menyampaikan apresiasi secara langsung kepada Bupati Tapanuli Utara atas kinerja penanganan pengungsi yang dinilai cepat dan terukur.

“Saya apresiasi tinggi kepada Pak Bupati atas laporannya. Tidak ada lagi 17 KK yang tinggal di tenda pengungsian. Masalah listrik sudah saya catat dan akan kami tindak lanjuti,” ujar Mendagri.

Mendagri menegaskan bahwa tidak adanya lagi pengungsi yang tinggal di tenda merupakan indikator penting dalam menilai pemulihan suatu daerah pascabencana. Menurutnya, langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan keselamatan dan pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.(Norris Pea)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *